Khasiat Pisang sebagai Masker Rambut untuk Pertumbuhan Rambut Sehat

Jika Anda memiliki masalah rambut rontok dan menginginkan rambut yang tumbuh lebih sehat maka menggunakan pisang sebagai bahan masker rambut adalah hal yang direkomendasikan.

Pisang merupakan salah satu bahan alami dan pilihan yang sehat dan baik dijadikan sebagai masker rambut karena pisang tidak mengandung beberapa zat aditif berbahaya yang biasanya terdapat pada beberapa produk masker rambut yang beredar di pasaran.

Khasiat Pisang Sebagai Masker Rambut Untuk Pertumbuhan Rambut Sehat

Banyak orang yang telah membuktikan khasiat pisang sebagai masker rambut dimana mereka mendapatkan rambut terasa lebih sehat, halus, dan lembut. Pisang juga dapat memberikan ketenangan pada kulit kepala meskipun hanya perlu diterapkan setidaknya seminggu sekali.

Apabila Anda adalah salah satu orang yang senang melakukan perawatan kesehatan dan kecantikan dengan menggunakan bahan alami, maka pisang dapat dicoba sebagai masker rambut dan dapatkan rambut yang tumbuh dengan lebih sehat.

Khasiat Pisang sebagai Masker Rambut

Pisang merupakan buah yang kaya akan beragam nutrisi yang baik. Kandungan nutrisi pada pisang berkhasiat untuk kesehatan seluruh tubuh baik dari dalam maupun dari luar, termasuk rambut. Adapun khasiat dari pisang berdasarkan kandungan nutrisinya adalah sebagai berikut:

Vitamin B6. Menurut tim riset dari University of Maryland Medical Center, vitamin B6 pada pisang tidak hanya berkontribusi, tetapi juga diperlukan untuk mencapai kesehatan kulit, mata, dan rambut. Dalam riset ini, telah diklaim bahwa vitamin B6 pada pisang dapat mengembalikan sinar dan ketebalan dari tiap helai rambut.

Alam kaitannya dengan pertumbuhan rambut yang sehat, pisang dapat mempercepat pertumbuhan rambut, bahkan untuk kasus rambut yang rontok. Sehingga hal itu sekaligus juga menunjukkan bahwa pisang dapat memperlambat terjadinya kerontokan rambut.

Vitamin C. Menurut Joy Bauer, seorang pakar kesehatan dari NBC Today Show, kandungan vitamin C pada pisang telah memberikan sejumlah kontribusi untuk kesehatan rambut dan penampilan. Dalam hal ini, vitamin C berperan dalam membentuk kolagen yang diperlukan untuk pertumbuhan rambut yang optimal.

Selain itu, vitamin C dapat memberi bantuan penting dalam memastikan sel darah merah memiliki cukup zat besi untuk menyalurkan oksigen ke folikel rambut.

Potassium (kalium). Pisang dikenal dengan kandungan kaliumnya yang tinggi, dimana dalam 1 buah pisang berukuran sedang memiliki sekitar 422 mg kalium atau 13% dari kebutuhan harian yang dianjurkan.

Biotin. Biotin merupakan jenis lain dari vitamin B dimana kandungan biotin sering ditemukan dalam produk shampoo dan conditioner yang beredar di pasaran. Biotin adalah salah satu nutrisi yang penting untuk rambut dan kulit kepala yang sehat, terutama untuk menghindari rambut rontok.

Dengan menjaga pola makan yang cukup asupan biotin, salah satunya dari pisang, kita bisa mendapatkan perawatan rambut sehat dari dalam yang berguna untuk meningkatkan kesehatan rambut.

Air. Pisang mengandung hampir 75% air sehingga pisang dianggap baik untuk menjaga kelembaban alami rambut.

Cara Penggunaan Pisang sebagai Masker Rambut

Penggunaan pisang sebagai masker rambut yaitu dengan mengolahnya bersama dengan bahan alami lainnya sehingga menjadi sebuah masker rambut yang berkhasiat untuk pertumbuhan rambut sehat. Adapun resep masker rambut berbahan pisang adalah sebagai berikut:

Bahan:

2 buah pisang matang

1 sendok minyak kelapa murni

1 sendok minyak zaitun murni (Extra Virgin Olive Oil/EVOO)

1 sendok makan madu

Cara membuat:

Haluskan pisang dengan sendok sampai benar-benar halus.

Tambahkan semua bahan-bahan lainnya pada pasta pisang dan aduk rata.

Cara penggunaan:

Oleskan campuran pada kulit kepala hingga ujung rambut secara perlahan-lahan hingga merata ke seluruh bagian rambut.
Biarkan selama sekitar 5 menit hingga benar-benar meresap.

Bilas dengan air hangat dan lakukan secara teliti untuk memastikan bahwa tidak ada lagi sisa pasta pisang pada helaian rambut. Gunakan masker rambut ini sebelum keramas, minimal sekali seminggu.